Loading Events

Selain penyelesaian sengketa melalui pengadilan, ada juga jalur Alternatif Penyelesaian Sengketa yang dapat menjadi pilihan. Terdapat beberapa metode penyelesaian sengketa di luar pengadilan, salah satunya adalah arbitrase. Arbitrase diatur di Indonesia melalui Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Pelaksanaan arbitrase dilakukan berdasarkan pada perjanjian yang dibuat secara tertulis oleh para pihak yang bersengketa.

Terdapat berbagai manfaat dari penggunaan arbitrase untuk menyelesaikan sengketa, seperti prosesnya yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan bersengketa di pengadian, biayanya dapat diprediksi, dan sidangnya tertutup untuk umum. Namun ada juga masalah-masalah yang mungkin dihadapi oleh para pihak dalam menggunakan arbitrase. Untuk itu para pihak harus memahami seperti apa sistem berperkara melalui arbitrase dan mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin muncul. Tidak hanya itu, diperlukan juga pengetahuan dan pemahaman atas kasus atau perkara seperti apa saja yang paling efektif diselesaikan melalui arbitrase. Karena bisa saja suatu perkara akan lebih efektik apabila diselesaikan melalui cara lain.

Oleh sebab itu, Pusat Pengembangan Hukum dan Bisnis Indonesia (PPHBI) menyelenggarakan Workshop dengan tema “Sukses Penyelesaian Sengketa Hukum Melalui Arbitrase” yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Juni 2019 pukul 09:00 – 17.15 WIB, di Ashley Hotel Jakarta Jl. KH. Wahid Hasyim 73-75 Menteng, Jakarta 10350 yang mana pemaparannya akan dipaparkan oleh :

Materi dan Pembicara 

Sesi Materi

Pembicara

PERTAMA

-Arbitrase sebagai upaya penyelesaian sengketa suatu perjanjian (teori dan sumber hukumnya).

-Mengenal “choice of forum/place”, “choice of law”, dan “choice of rule” dalam arbitrase serta dampaknya terhadap proses penyelesaian sengketa dan eksekusi putusan.

Dr. Suyud Margono, SH, M.Hum, FCIArb

KEDUA

-Proses beracara di pengadilam arbitrase: (tahapan, pengertian-pengertian umum, dan ketentuan-ketentuan yang berlaku)

-Upaya hukum terhadap putusan arbitrase.

KETIGA

-Pemahaman praktis dan trik penyusunan permohonan, jawaban, replik, duplik, dan pengajuan bukti dalam arbitrase.

-Sifat dan karakteristik sengketa yang optimal diselesaikan melalui arbitrase.

Dr. Ir. Anita Dewi Anggraeni Kolopaking, SH, MH, FCBArb

KEEMPAT

Simulasi

KELIMA

Sudut pandang Arbiter dalam memeriksa dan memutus perkara arbitrase.

Nilai investasi bagi tiap peserta yang hadir sebesar :

Rp 2.800.000,- untuk umum
Rp 2.550.000,- untuk Advokat (dibuktikan dengan Kartu Tanda Advokat)
Rp 2.300.000,- untuk Akademisi (dibuktikan dengan Kartu Tanda Akademisi)

Dapatkan harga Early Bird (bayar dan daftar sampai 21 Juni 2019) :

  • DISCOUNT 20% – pembelian satuan (voucher tidak berlaku)
  • BUY 2 GET 3 – pembelian berlaku untuk 3 orang (voucher tidak berlaku)

Para peserta mendapatkan : sertifikat, seminar kit, modul dalam bentuk soft copy dan hard copy, coffee break, dan lunch.

Pendaftaran dan pembayaran paling lambat Jumat tanggal 21 Juni 2019, disetor melalui :

  • Bank UOB, Cabang Mangga Dua, No. Rekening: 412 300 5087; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
  • Bank BCA, Cabang Sentral Cikini No. Rekening: 878 020 2298; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
WhatsApp WhatsApp us