Loading Events
This event has passed.

Dalam satu dekade ini, rumah susun ataupun apartemen menjadi salah satu solusi dalam masalah keterbatasan lahan di Indonesia dan merupakan salah satu tawaran yang cukup menarik di dalam dunia investasi properti. Posisi rumah susun yang strategis, harga yang bervariatif dan banyaknya fasilitas yang didapat dalam kepemilikan rumah susun, menjadikan rumah susun memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian orang.

Hanya saja, di balik segala keuntungan yang menarik tersebut, terdapat selubung yang belum terbuka dan hanya sebagian orang saja yang merasakannya. Mereka adalah para pemilik rumah susun itu sendiri.

Seringkali para pemilik rumah susun ataupun calon pemilik rumah susun berada dalam posisi yang lemah baik pada saat negosiasi maupun secara legal standing. Ditambah dengan minimnya pengetahuan tentang aturan mengenai rumah susun, tidak jarang pemilik maupun calon pemilik rumah susun merasa dirugikan.

Karena itu pemahaman yang mendalam dan lengkap mengenai satuan rumah susun dan peraturan mengenainya penting untuk dipahami.

Oleh sebab itu, Pusat Pengembangan Hukum dan Bisnis Indonesia (PPHBI) menyelenggarakan Legal Short Course dengan tema “Permasalahan dan Solusi Hukum atas Sarusun”  yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at, 25 Januari 2019 pukul 08:30 – 17:30 WIB, di Ashley Hotel Jakarta Jl. KH. Wahid Hasyim 73-75 Menteng, Jakarta 10350 yang mana pemaparannya akan dipaparkan oleh :

Materi dan Pembicara

Sesi Materi Pembicara
PERTAMA – Konsepsi kepemilikan Satuan Rumah Susun (SHM SRS vs SKBG SRS)
– Bentuk-bentuk strata tittle yang ada pada rumah susun dan permasalahannya (konsepsi HGB diatas hak pengelolaan atau HGB diatas Hak Milik)
Enny Koeswarni, SH, M.KN
KEDUA – Peran developer dalam mendirikan dan mengelola Sarusun (Tugas, tanggung jawab dan Hak)
– Konsepsi PPPSRS sebagai pengelola Sarusun (langkah pendirian tanggung jawab, kewenangan dan penghitungan biaya pengelolaan Sarusun)
– Hak dan tanggung jawab pemilik Sarusun terhadap unit, benda bersama, tanah bersama dan ruang bersama. (termasuk perpanjangan alas hak atas Sarusun)
KETIGA – Praktik-praktik hubungan hukum kepemilikan sarusun (PPJB, AJB, Hibah dan Jaminan)
– Syarat dan ketentuan pemecahan sertifikat oleh developer guna kepentingan pembuatan AJB (tugas dan tanggung jawab developer dalam memecah sertifikat Sarusun dan permasalahannya) serta akibat hukumnya.
– Peran serta Notaris dalam pengalihan hak atas Sarusun
Aris Swantoro, SH, M.KN
KEEMPAT Potensi Sengketa dan Penyelesaian Sengketa Sarusun:
1. Tanggung jawab konstruksi
2. Berbagai bentuk sengketa antara penghuni dan pengelola (terutama dalam pemecahan sertifikat dan dampaknya bagi kedudukan hukum pemilik Sarusun)
3. Sengketa akibat gagalnya negosiasi perpanjangan alas hak atas sarusun. (HGB ataupun Hak Pengelolaan)
4. Developer terbukti tidak memiliki itikad baik dalam melepaskan pengelolaan atas sarusun
Dr. FX. Arsin Lukman, SH

Nilai investasi bagi tiap peserta yang hadir sebesar :
Rp 2.800.000,- untuk umum
Rp 2.550.000,- untuk Advokat (dibuktikan dengan Kartu Tanda Advokat)
Rp 2.300.000,- untuk Akademisi (dibuktikan dengan Kartu Tanda Akademisi)

Dapatkan harga Early Bird (bayar dan daftar sampai 18 Januari 2019) :

  • DISCOUNT 20% – pembelian satuan (voucher tidak berlaku)
  • BUY 2 GET 3 – pembelian berlaku untuk 3 orang (voucher tidak berlaku)

Para peserta mendapatkan : sertifikat, seminar kit, modul dalam bentuk soft copy dan hard copy, coffee break, dan lunch.

Pendaftaran dan pembayaran paling lambat Jumat tanggal 18 Januari 2019, disetor melalui :

  • Bank UOB, Cabang Mangga Dua, No. Rekening: 412 300 5087; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
  • Bank BCA, Cabang Sentral Cikini No. Rekening: 878 020 2298; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
WhatsApp WhatsApp us