Loading Events
This event has passed.

Perjanjian nominee atau nominee agreement perwakilan atau pinjam nama berdasarkan surat pernyataan atau surat kuasa yang dibuat kedua belah pihak. Nominee agreement ini sering dilakukan untuk kepemilikan hak atas tanah dan juga kepemilikan atas saham. Namun mengenai akibat hukum dan kekuatan hukum perjanjian itu masih banyak yang belum paham.

Penggunaan struktur nominee ini dilarang dalam kepemilikan saham berdasarkan Pasal 33 ayat (1) UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Menurut UU tersebut, penanam modal dalam negeri dan penanam modal asing yang melakukan penanaman modal dalam bentuk perseroan terbatas dilarang membuat perjanjian dan/atau pernyataan yang menegaskan bahwa kepemilikan saham dalam perseroan terbatas untuk dan atas nama orang lain. Hal ini karena adanya Daftar Negatif Investasi dalam penanaman modal asing yang menentukan persentase batas maksimal kepemilikan saham oleh asing dalam perusahaan PMA agar investor asing tidak memiliki saham dalam perusahaan-perusahaan tersebut dengan menggunakan nama warga negara Indonesia.

Dari uraian tersebut terlihat adanya salah satu masalah dalam penggunaan nominee agreement di Indonesia. Selain itu pun terdapat masalah-masalah lain yang berpotensi timbul. Bagi para pelaku usaha, investor, dan praktisi hukum yang menangani kasus-kasus terkait, pemahaman tentang nominee agreement, masalah-masalahnya, serta solusi terhadap masalah-masalah tersebut penting untuk dimiliki.

Oleh sebab itu, Pusat Pengembangan Hukum dan Bisnis Indonesia (PPHBI) menyelenggarakan Legal Short Course dengan tema “Seluk Beluk Nominee Agreement dan Nominee Arrangement Dalam Praktik Penanaman Modal”  yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 26 Juli 2019 pukul 09:00 – 17:30 WIB, di Ashley Hotel Jakarta Jl. KH. Wahid Hasyim 73-75 Menteng, Jakarta 10350 yang mana pemaparannya akan dipaparkan oleh :

Materi dan Pembicara 

Sesi Materi

Pembicara

PERTAMA

-Pengertian Nominee Agreement

-Praktik Nominee Arrangement dan Nominee Agreement dalam budaya hukum common law

-Perbedaan antara Nominee Agreement dan Nominee Arrangement

-Sejarah penggunaan dan pengaturan tentang Nominee Agreement di dalam hukum di Indonesia

Michel A. Rako, SH

KEDUA

-Penggunaan Nominee Agreement dalam kepemilikan saham

-Bentuk dan isi Nominee Agreement

-Klausul-klausul krusial yang sering terdapat pada Nominee Agreement

David Kairupan, SH, LL.M

KETIGA

– Nominee Agreement dalam praktik Penanaman modal dalam Negeri

-Penyebab timbulnya sengketa dalam praktik Nominee Agreement dan penyelesaiannya

Yohanes Aples, SH, LL.M, MbiAm

Nilai investasi bagi tiap peserta yang hadir sebesar :
Rp 2.800.000,- untuk umum
Rp 2.550.000,- untuk Advokat (dibuktikan dengan Kartu Tanda Advokat)
Rp 2.300.000,- untuk Akademisi (dibuktikan dengan Kartu Tanda Akademisi)

Dapatkan harga Early Bird (bayar dan daftar sampai 19 Juli 2019) :

  • DISCOUNT 20% – pembelian satuan (voucher tidak berlaku)
  • BUY 2 GET 3 – pembelian berlaku untuk 3 orang (voucher tidak berlaku)

Para peserta mendapatkan : sertifikat, seminar kit, modul dalam bentuk soft copy dan hard copy, coffee break, dan lunch.

Pendaftaran dan pembayaran paling lambat Jumat tanggal 19 Juli 2019, disetor melalui :

  • Bank UOB, Cabang Mangga Dua, No. Rekening: 412 300 5087; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
  • Bank BCA, Cabang Sentral Cikini No. Rekening: 878 020 2298; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.