Loading Events
This event has passed.

Pasal 33 UUD 1945 mengatur bahwa tanah dikuasi oleh negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Negara mengatur peruntukkan tanah yang ada di Indonesia demi kesejahteraan umum, dan bukan hanya bagi individu atau kelompok. Ini juga sejalan dengan Pasal 6 UUPA yang juga menyebutkan “Semua hak atas tanah memiliki fungsi sosial”.

Sebidang tanah dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk berbagai hal yang menunjang kehidupan masyarakat. Masyarakat dapat memegang hak-hak tertentu atas tanah yang ada di Indonesia; di antaranya hak milik, hak pakai, hak guna bangunan, dan hak sewa. Terdapat dilakukan pula peralihan atas hak-hak tersebut antara orang maupun badan hukum.

Peralihan hak atas tanah merupakan suatu perbuatan hukum. Hak atas tanah dapat dialihkan dengan cara jual-beli, tukar-menukar, hibah, pemasukan dalam perusahaan, lelang, pemberian hak tanggungan, warisan, dan sebagainya. Langkah-langkah dan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam melakukan peralihan-peralihan tersebut sebenarnya tidaklah sederhana. Melakukan jual-beli tanah tidak semudah melakuka jual-beli makanan atau pakaian.

Agar suatu peralihan hak atas tanah itu diakui dan dianggap legal, terdapat berbagai tata cara dan dokumen-dokumen yang diperlukan. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai biaya yang harus dikeluarkan. Segala syarat dan biaya yang diperlukan harus terpenuhi agar peralihan hak terjadi secara lancar dan tidak terjadi sengketa di masa mendatang.

Oleh sebab itu, Pusat Pengembangan Hukum dan Bisnis Indonesia (PPHBI) menyelenggarakan Workshop dengan tema “Dilematika dan Solusi Hukum Peralihan Hak Atas Tanah di Indonesia” yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 26 April 2019 pukul 08:30 – 17.45 WIB, di Ashley Hotel Jakarta Jl. KH. Wahid Hasyim 73-75 Menteng, Jakarta 10350 yang mana pemaparannya akan dipaparkan oleh :

Materi dan Pembicara 

Sesi

Materi

Pembicara

PERTAMA

Peralihan hak atas tanah, berdasarkan transaksi jual beli tanah:
1. Mengenal berbagai jenis Hak atas Tanah di Indonesia
2. Praktik peralihan hak atas tanah yang paling sering terjadi di masyarakat
3. Issue praktik nominee dalam transaksi jual beli tanah
4. Peningkatan hak atas tanah dalam peralihan hak atas tanah, khususnya terkait subyek kepemilikan tanah. (Girik – SHM, HGB – SHM, SHM – HGB, HGB di atas HPL)
5. Keberadaan PPJB dan Surat Kuasa Mutlak pada transaksi Hak Atas Tanah dan permasalahannya

Alwesius, SH, M.KN

KEDUA

Kiat-kiat penyelesaian permasalahan pengalihan hak atas tanah girik di Indonesia serta pendaftaran pertama kali: (Sesi I)

1. Sistem dan prosedur

2. Dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam pendaftaran tanah pertama kali

3. Pembagian dan pemecahan sertifikat tanah akibat waris

Dr. FX. Arsin Lukman, SH

KETIGA

Kiat-kiat penyelesaian permasalahan pengalihan hak atas tanah girik di Indonesia serta pendaftaran pertama kali: (Sesi II)

1. Tumpang tindih lahan yang menjadi konsekuensi kelemahan sistem pendaftaran tanah di Indonesia

2. Praktik bezit (penguasaan) atas tanah  dan kewajiban ganti kerugian

Dr. FX. Arsin Lukman, SH

KEEMPAT

Berbagai praktik pembebanan dalam peralihan hak atas tanah di Indonesia:

1. Konstruksi hukum pembebanan hak tanggungan pada hak atas tanah

2. Surat Kuasa Pembebanan Hak Tanggungan dan Akta Pembebanan Hak Tanggungan

3. Sengketa yang timbul atas Pembebanan Hak Tanggungan, serta penyelesaiannya

4. Penyelundupan hukum dalam praktik pembebanan hak tanggungan

Aris Swantoro, SH, M.KN

KELIMA

Peran BPN dalam Pertanahan Indonesia:

1. Peranan dan tanggung jawab BPN dalam peralihan hak atas tanah melalui jual beli

2. Peranan BPN dan PPAT dalam pembebabanan hak tanggungan pada hak atas tanah

3. Peranan BPN dalam penyelesaian sengketa hak atas tanah

4. Persiapan dokumen dan perhitungan biaya dalam pengalihan hak atas tanah

BPN

Nilai investasi bagi tiap peserta yang hadir sebesar :

Rp 2.800.000,- untuk umum
Rp 2.550.000,- untuk Advokat (dibuktikan dengan Kartu Tanda Advokat)
Rp 2.300.000,- untuk Akademisi (dibuktikan dengan Kartu Tanda Akademisi)

Dapatkan harga Early Bird (bayar dan daftar sampai 19 April 2019) :

  • DISCOUNT 20% – pembelian satuan (voucher tidak berlaku)
  • BUY 2 GET 3 – pembelian berlaku untuk 3 orang (voucher tidak berlaku)

Para peserta mendapatkan : sertifikat, seminar kit, modul dalam bentuk soft copy dan hard copy, coffee break, dan lunch.

Pendaftaran dan pembayaran paling lambat Jumat tanggal 19 April 2019, disetor melalui :

  • Bank UOB, Cabang Mangga Dua, No. Rekening: 412 300 5087; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
  • Bank BCA, Cabang Sentral Cikini No. Rekening: 878 020 2298; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
WhatsApp WhatsApp us