Loading Events
This event has passed.

Sekilas, bahasa hukum memang terlihat seperti tidak ada bedanya dengan bahasa Indonesia biasa. Namun sebenarnya bahasa hukum memiliki karakteristik dan istilah-istilahnya sendiri yang memiliki arti yang berbeda dengan bahasa Indonesia biasa. Begitu pula dengan bahasa Inggris hukum. Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang menjadi bahasa standar yang digunakan dalam komunikasi internasional. Maka itu bahasa Inggris hukum juga digunakan dalam kontrak-kontrak yang bersifat internasional.

Dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di Indonesia sebagai bentuk integrasi ekonomi ASEAN untuk mewujudkan wawasan ASEAN 2020, arus barang dan jasa di negara-negara ASEAN menjadi sangat mudah. Hal ini tentunya merupakan suatu keuntungan bagi para pengusaha dan profesional, dengan kemudahan dalam mengembangkan wilayah kerja ke luar kawasan domisili negaranya.

Namun kemudahan transaksi lintas-negara ini menimbulkan dilema. Dibutuhkan kontrak yang dapat dimengerti semua pihak yang berkewarganegaraan dan berbahasa berbeda di ASEAN, yaitu dengan membuat kontrak berbahasa Inggris. Sedangkan peraturan perundang-undangan Indonesia mengharuskan kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia. Ditambah lagi masalah terminologi-terminologi yang berbeda yang terdapat di antara bahasa hukum Indonesia dan Inggris.

Untuk menangani masalah tersebut, dapat dibuat kontrak dwibahasa, yaitu dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Pembuatan kontrak dwibahasa tidak mudah dan membutuhkan pengetahuan mengenai tidak hanya bahasa Indonesia hukum tapi juga bahasa Inggris hukum dan terminologi-terminologinya, sambil masih memperhatikan cara-cara pembuatan kontrak yang baik.

Oleh sebab itu, Pusat Pengembangan Hukum dan Bisnis Indonesia (PPHBI) menyelenggarakan Legal Short Course dengan tema “Bilingual Contract Drafting”  yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at, 12 Juli 2019 pukul 08:00 – 16:30 WIB, di Ashley Hotel Jakarta Jl. KH. Wahid Hasyim 73-75 Menteng, Jakarta 10350 yang mana pemaparannya akan dipaparkan oleh :

Materi dan Pembicara 

Sesi

Materi

Pembicara

PERTAMA

Pemahaman dasar mengenai Bahasa Inggris Hukum serta kota kasa hukumdalam  Bahasa Indonesia yang tidak dikenal di negara Common Law dan sebaliknya.

Evand Halim, M. Hum

Memahami teknik penerjemahan dokumen hukum dari bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia ke Inggris

KEDUA

Praktik dan evaluasi penerjemahan dokumen hukum dari bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia ke Inggris

Evand Halim, M. Hum

KETIGA

Aspek Hukum Perjanjian Dwi Bahasa

David Kairupan, SH, LL.M

KEEMPAT

Mengevaluasi dokumen hukum dwibahasa di

Indonesia (mengenal penyusunan dokumen

dwibahasa yang benar dan salah)

David Kairupan, SH, LL.M

Poin-poin manfaat:
-Mengetahui dan memahami terminologi hukum dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris; serta terminologi-terminologi yang hanya ada di satu bahasa dan tidak ada di bahasa lainnya.
-Dapat menerjemahkan dokumen-dokumen hukum dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya
-Dapat mengevaluasi dokumen hukum dwibahasa, baik yang benar maupun yang salah

Nilai investasi bagi tiap peserta yang hadir sebesar :
Rp 2.800.000,- untuk umum
Rp 2.550.000,- untuk Advokat (dibuktikan dengan Kartu Tanda Advokat)
Rp 2.300.000,- untuk Akademisi (dibuktikan dengan Kartu Tanda Akademisi)

Dapatkan harga Early Bird (bayar dan daftar sampai 5 Juli 2019) :

  • DISCOUNT 20% – pembelian satuan (voucher tidak berlaku)
  • BUY 2 GET 3 – pembelian berlaku untuk 3 orang (voucher tidak berlaku)

Para peserta mendapatkan : sertifikat, seminar kit, modul dalam bentuk soft copy dan hard copy, coffee break, dan lunch.

Pendaftaran dan pembayaran paling lambat Jumat tanggal 5 Juli 2019, disetor melalui :

  • Bank UOB, Cabang Mangga Dua, No. Rekening: 412 300 5087; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
  • Bank BCA, Cabang Sentral Cikini No. Rekening: 878 020 2298; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.