Loading Events
This event has passed.

Financial Technology atau FinTech adalah hasil dari penggunaan teknologi di bidang keuangan yang merubah caramasyarakat berhadapan dengan jasa keuangan. FinTech merubah cara kita melakukan pembayaran, memindahkan uang dari satu tempat penyimpanan ke tempat penyimpanan lain, dan cara kita meminjam uang dan meminjamkan dana. Dengan FinTech semua itu dapat dilakukan secara jarak jauh tanpa adanya tatap muka antara para pihak.

Teknologi yang semakin berkembang dan pola gaya hidup masyarakat yang berubah merupakan faktor pendorong munculnya FinTech. Masyarakat semakin technology-savvy dan semakin mengandalkan teknologi untuk segala hal demi memudahkan kegiatan-kegiatannya. Dengan FinTech, kebanyakan hal menjadi lebih cepat, mudah, dan praktis. Tidak hanya bagi masyarakat pada umumnya, FinTech juga memberikan kemudahan bagi perusahaan-perusahaan start-up karena dapat menekan biaya operasional dan biaya modal yang tinggi di awal.

Sama seperti hal-hal lain, FinTech tidak hanya membawa manfaat, tapi juga memiliki kekurangan dan masalah-masalahnya sendiri. Karena itu hukum juga sangat diperlukan untuk mengatur dan mengawasi jalannya penerapan FinTech dalam kehidupan masyarakat; dari mulai mengisi kekosongan hukum dengan regulasi-regulasi terkait FinTech dan mengatur peran lembaga-lembaga negara yang berwenang dalam mengawasinya.

Oleh sebab itu, Pusat Pengembangan Hukum dan Bisnis Indonesia (PPHBI) menyelenggarakan Legal Short Course dengan tema “Aspek Hukum Financial Technology”  yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at, 15 Maret 2019 pukul 09:00 – 17:30 WIB, di Ashley Hotel Jakarta Jl. KH. Wahid Hasyim 73-75 Menteng, Jakarta 10350 yang mana pemaparannya akan dipaparkan oleh :

Materi dan Pembicara

Sesi

Materi

Pembicara

PERTAMA

Industri Financial Technology di Indonesia (latar belakang, perkembangan dan konstruksi hukum)

Aspek hukum atas berbagai transaksi pembiayaan elektronik (pembiayan berbentuk utang, pembiayaan berbasis patungan atau pembiayaan masal, pembiayaan berbasis Peer to Peer, produk keuangan, asuransi, agent network, gold marketplace, capital market, dll)

Abadi Abi Tisnadisastra

KEDUA

Globalisasi dan aspek hukum, perkembangan kerjasama-kerjasama internasional terkait FinTech -Financial Technology dalam prespektif hukum perbankan / jasa keuangan Indonesia (payung hukum Bank Indonesia)
-Peranan Bank Indonesia dalam memastikan lalu lintas kerja fintech

Paku Utama, SH, LL.M Ph.D

KETIGA

Urgensi dibuatnya regulasi-regulasi terkait dalam melindungi konsumen atas financial technology: kekosongan hukum terkait aspek-aspek FinTech seperti perlindungan data pribadi dan suku bunga pinjaman yang tinggi

Paku Utama, SH, LL.M Ph.D

KEEMPAT

-Aspek hukum terkait alat-alat pembayaran dalam transaksi elektronik
-Aspek keamanan dalam transaksi elektronik
-Studi kasus

Ajisatria Suleiman, SH, LL.M, MLE

Poin-poin manfaat:

-Mengenal dan memahami peraturan perundang-undangan dan kebijakan mengenai FinTech dengan baik
-Mengetahui berbagai jenis transaksi pembiayaan elektronik dan perspektif hukum terhadapnya
-Memahami potensi masalah yang timbul dari FinTech dan konsekuensi hukumnya

Nilai investasi bagi tiap peserta yang hadir sebesar :
Rp 2.800.000,- untuk umum
Rp 2.550.000,- untuk Advokat (dibuktikan dengan Kartu Tanda Advokat)
Rp 2.300.000,- untuk Akademisi (dibuktikan dengan Kartu Tanda Akademisi)

Dapatkan harga Early Bird (bayar dan daftar sampai 8 Maret 2019) :

  • DISCOUNT 20% – pembelian satuan (voucher tidak berlaku)
  • BUY 2 GET 3 – pembelian berlaku untuk 3 orang (voucher tidak berlaku)

Para peserta mendapatkan : sertifikat, seminar kit, modul dalam bentuk soft copy dan hard copy, coffee break, dan lunch.

Pendaftaran dan pembayaran paling lambat Jumat tanggal 8 Maret 2019, disetor melalui :

  • Bank UOB, Cabang Mangga Dua, No. Rekening: 412 300 5087; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
  • Bank BCA, Cabang Sentral Cikini No. Rekening: 878 020 2298; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
WhatsApp WhatsApp us