Loading Events
  • This event has passed.

Kepailitan merupakan salah satu jalan keluar yang difasilitasi oleh Undang-Undang bagi para kreditur untuk mendapatkan kembali piutang yang diberikan kepada debitur yang sudah tidak sanggup untuk membayar. Di dalam proses pailit, harta debitur yang masih tersisa akan dikelola oleh kurator dibawah pengawasan Hakim kepala. Adapun fungsi utama dari kurator tersebut adalah untuk melakukan pengurusan harta debitur dan melakukan pemberesan terhadap utang-utang yang dimiliki oleh debitur untuk dapat dibagikan secara proposional kepada para kreditur.

Hanya saja, seringkali UU Kepailitan dan PKPU  dimanfaatkan oleh beberapa pihak yang sangat mengenal lika-liku dari praktik PKPU dan Kepailitan untuk memperoleh keuntungan tersendiri. Pihak-pihak ini dapat berasal dari kreditur, debitur bahkan pihak ketiga yang mengharapkan keuntungan dari suatu kondisi pailit. Dalam hal debitur yang mempunyai itikad tidak baik, umumnya mereka berusaha untuk mengalihkan aset-aset milik debitur pailit agar harta pailit yang dikelola dan dibagikan kepada para kreditur tidak mencapai nilai yang maksimal. Begitu juga dengan kreditur yang mempunyai itikad buruk, mereka dapat mengajukan permohonan pailit kepada debitur yang terlambat melakukan pembayaran kepada pengadilan niaga bukan karena untuk sekedar mendapatkan pembayaran tetapi beritikad untuk mengacaukan bisnis dari  kreditur.

Oleh sebab itu, Pusat Pengembangan Hukum dan Bisnis Indonesia (PPHBI) menyelenggarakan Legal Short Course dengan tema “Kepailitan dan PKPU : Permasalahan dan Solusinya” yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at, 13 April 2018 pukul 09:00 – 16.30 WIB, di Ashley Hotel Jakarta Jl. KH. Wahid Hasyim 73-75 Menteng, Jakarta 10350 yang mana pemaparannya akan dipaparkan oleh :

Materi dan Pembicara

Sesi Materi Pembicara
PERTAMA Pemahaman umum tentang Kurator, Kepailitan dan PKPU (perbedaan, keperuntukan, kelebihan dan kekurangan Perwakilan dari AKPI
KEDUA Perlindungan kreditur dalam menghadapi kepailitan (tindakan preventif dalam perjanjian kredit, penyelesaian permasalahan kredit macet dalam forum kepailitan)
KETIGA Proses penyelesaian perkara kepailitan melalui forum pengadilan niaga (prosedur dan permasalahannya) ; Perbandingannya dengan penyelesaian perkara di luar negeri Anthony Prawira, SH*
KEEMPAT Proses insolvensi, penjualan dimuka umum, eksekusi, pencocokan piutang dan berbagai praktik-praktik kepailitan, pasca ditetapkannya perseroan dalam status pailit. Anthony Prawira, SH*

*Masih dalam tahap konfirmasi

Nilai investasi bagi tiap peserta yang hadir sebesar :
Rp 2.800.000,- untuk umum
Rp 2.550.000,- untuk advokat (dibuktikan dengan Kartu Tanda Advokat)
Rp 2.300.000,- untuk akademisi (dibuktikan dengan Kartu Tanda Akademisi)

Dapatkan harga Early Bird (Bayar dan daftar sampai 22Maret 2018) :

  • DISCOUNT 20% – pembelian satuan (voucher tidak berlaku)
  • BUY 2 GET 3 – pembelian berlaku untuk 3 orang (voucher tidak berlaku)

Para peserta mendapatkan : sertifikat, seminar kit, modul dalam bentuk soft copy dan hard copy, coffe break, dan lunch.

Pendaftaran dan pembayaran paling lambat Rabu, 28 Maret 2018 disetor melalui :

  • Bank BTN, Cabang Cikini No. Rekening: 00054 01 30 0000 595; Atas Nama: Pusat Pengembangan Hukum dan Bisnis Indonesia.
  • Bank UOB, Cabang Mangga Dua, No. Rekening: 412 300 5087; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.
  • Bank BCA, Cabang Sentral Cikini No. Rekening: 878 020 2298; Atas Nama: PT PPHBI Indonesia.

Please login to continue registration!